Jelang Ramadhan 1447 H, Sekda Banyuasin Pimpin Sidak Pasar Sukamoro: Ada Produk Mengandung Boraks dan Formalin

0

“Sidak Pasar Sukamoro menemukan sebagian sampel makanan positif boraks dan formalin. Pemkab Banyuasin akan menelusuri jalur distribusi hingga produsen agar produk berbahaya tidak kembali beredar jelang Ramadhan.”

Petugas dan jajaran Pemkab Banyuasin menunjukkan contoh produk makanan saat sidak keamanan pangan di Pasar Sukamoro, Talang Kelapa

Jajaran Pemkab Banyuasin melakukan sidak keamanan pangan di Pasar Sukamoro, Talang Kelapa, jelang Ramadhan 1447 H. Sumber: Diskominfo Banyuasin

Sumber: Rilis Diskominfo Banyuasin • Sidak Pasar Sukamoro • 20 Februari 2026

Kesehatan • Kecamatan Talang Kelapa • Kabupaten Banyuasin

Sidak Pasar Sukamoro di Talang Kelapa menemukan beberapa sampel makanan positif mengandung boraks dan formalin. Dari 20 sampel yang diuji, mie basah dan kerupuk jangkek disebut terindikasi bahan berbahaya. Pemkab Banyuasin menelusuri jalur distribusi hingga agen dan berkoordinasi dengan Pemda Palembang karena produsen berada di wilayah tersebut.

Jumat, 20 Februari 2026 Lokasi: Pasar Sukamoro Fokus: Keamanan pangan jelang Ramadhan

TALANG KELAPA, IDN Update — Pemerintah Kabupaten Banyuasin melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Sukamoro, Kecamatan Talang Kelapa, untuk memastikan keamanan pangan menjelang Ramadhan 1447 H. Dalam sidak tersebut, tim mengambil sampel sejumlah produk makanan dan menemukan beberapa di antaranya positif mengandung boraks dan formalin.

Sidak dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuasin Erwin Ibrahim mewakili Bupati Banyuasin bersama jajaran terkait. Sekda juga berdialog langsung dengan pedagang yang menjual produk temuan, sekaligus meminta kerja sama agar produk yang diduga berbahaya tidak kembali beredar.

20 sampel diuji, mie basah dan kerupuk jangkek terdeteksi boraks–formalin

Berdasarkan keterangan dalam kegiatan sidak, dari 20 sampel yang diambil terdapat produk makanan berupa mie basah dan kerupuk jangkek yang dinyatakan positif mengandung boraks dan formalin. Disebutkan pula, pedagang pada umumnya tidak mengetahui produk yang mereka ambil dari agen mengandung zat berbahaya.

Pemkab Banyuasin menegaskan pengawasan keamanan pangan akan diperketat jelang Ramadhan, termasuk penelusuran jalur distribusi agar produk yang terindikasi boraks dan formalin tidak kembali beredar.

Penelusuran agen dan koordinasi dengan Palembang

Pemkab Banyuasin menyatakan akan menelusuri secepatnya jalur distribusi hingga agen bersama unsur terkait, antara lain Dinas Koperindag, Baketpan Banyuasin, Kejaksaan, dan Polres Banyuasin. Pemkab juga berencana berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Palembang karena produsen produk disebut masuk wilayah Palembang.

Langkah yang disiapkan

  • Penelusuran ke agen/distributor untuk menghentikan peredaran produk temuan.
  • Koordinasi lintas instansi untuk tindak lanjut sesuai ketentuan.
  • Sidak lanjutan di pasar-pasar lain di Banyuasin dengan pengambilan sampel tambahan.

Sidak berlanjut, harga bahan pokok disebut stabil

Pemkab Banyuasin menyampaikan sidak akan dilakukan juga di pasar-pasar lain untuk mengambil sampel produk lainnya. Sementara itu, untuk perkembangan harga bahan pokok, disebutkan masih dalam kondisi stabil.

Baca juga

Gerakan Pangan Murah di Desa Gasing, warga terbantu akses pangan terjangkau jelang Ramadhan
Wabup Netta minta OPD lebih aktif kendalikan inflasi Banyuasin, tekankan evidence kegiatan

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan