Bedanya TKA, UN, dan Asesmen Nasional (AN): Biar Warga Tidak Salah Paham
TKA, UN, dan Asesmen Nasional (AN) punya fungsi berbeda dan sering disalahpahami. Panduan ini merapikan perbedaannya dengan bahasa warga agar orang tua tidak salah langkah saat menyiapkan anak.
Layanan Pendidikan • Edukasi Warga • Kabupaten Banyuasin
Banyak warga masih menyamakan TKA dengan UN atau Asesmen Nasional (AN). Artikel ini merapikan pemahaman: bedanya apa, fungsinya untuk siapa, dan kenapa TKA muncul untuk capaian akademik individu yang terstandar.
Kalau warga Banyuasin dengar kata “tes nasional”, wajar kalau ingatnya langsung ke UN. Padahal, TKA dan AN punya fungsi yang berbeda. Memahami bedanya membantu orang tua tidak panik dan tidak salah langkah.
TKA itu fokusnya apa?
TKA dilatarbelakangi kebutuhan adanya pelaporan capaian akademik individu murid dari penilaian terstandar—terutama ketika capaian itu dibandingkan saat seleksi. Jadi fokusnya: capaian akademik individu yang bisa dibandingkan lebih objektif.
AN itu fokusnya apa?
Secara umum, AN dipahami sebagai asesmen untuk pemetaan mutu pendidikan (gambaran kondisi satuan pendidikan). Jadi fokusnya lebih ke “potret mutu” dan perbaikan sistem pembelajaran.
UN (dulu) itu fokusnya apa?
UN di masa lalu identik sebagai ujian berskala nasional untuk mengukur capaian mata pelajaran tertentu. Sistem kebijakan dan pemanfaatannya berbeda dari skema asesmen yang berjalan saat ini.
Ringkasnya: biar gampang diingat
- TKA: informasi capaian akademik individu (terstandar), relevan saat ada kebutuhan perbandingan/seleksi.
- AN: pemetaan mutu satuan pendidikan (potret sistem).
- UN (dulu): model ujian nasional dengan kebijakan pada masa itu.
FAQ singkat
Apakah TKA menggantikan AN?
TKA dan AN punya tujuan yang berbeda. TKA fokus pada capaian akademik individu terstandar, sedangkan AN fokus pemetaan mutu.
Kenapa warga perlu tahu bedanya?
Supaya tidak salah paham: apa yang perlu disiapkan, apa yang dibahas ke anak, dan dokumen apa yang perlu dirapikan.
Kalau sekolah mengadakan simulasi, itu untuk apa?
Biasanya untuk kesiapan teknis dan membiasakan murid dengan sistem, agar tidak gugup saat pelaksanaan.
