Pemkab Banyuasin Jajaki Kerja Sama SPAM, Bupati Askolani Dorong MoU untuk Percepatan Air Bersih

0

Pemkab Banyuasin menjajaki kerja sama pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) bersama PT Mustika Jimbaran Indah di Jakarta. Bupati Askolani menekankan percepatan penandatanganan MoU agar upaya penyediaan air bersih dapat segera masuk ke tahap yang lebih konkret dan berkelanjutan.

Pemkab Banyuasin menjajaki kerja sama SPAM untuk percepatan penyediaan air bersih

Pertemuan jajaran Pemkab Banyuasin membahas rencana kerja sama pengembangan SPAM. Sumber: dokumentasi rilis Pemkab Banyuasin.

Sumber: Rilis Diskominfo.SP/IKP • Pemkab Banyuasin

Infrastruktur • Air Bersih • Banyuasin

Pemkab Banyuasin menjajaki kerja sama pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) bersama PT Mustika Jimbaran Indah di Jakarta. Bupati Askolani menekankan percepatan penandatanganan MoU agar upaya penyediaan air bersih dapat segera masuk ke tahap yang lebih konkret dan berkelanjutan.

Agenda: Penjajakan kerja sama SPAM Lokasi: Jakarta Fokus: Percepatan layanan air bersih

Pemerintah Kabupaten Banyuasin terus mendorong solusi penyediaan air bersih bagi masyarakat. Dalam kunjungan kerja di Jakarta, jajaran Pemkab Banyuasin melakukan pertemuan dengan pihak PT Mustika Jimbaran Indah untuk membahas rencana pengembangan infrastruktur air bersih, termasuk kondisi layanan yang sudah berjalan dan kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.

Pemkab dorong percepatan MoU

Bupati Banyuasin menegaskan upaya penyediaan air bersih bukan program jangka pendek. Karena itu, pembahasan kerja sama perlu disiapkan matang, termasuk aspek keberlanjutan kebijakan agar kesepakatan yang dibuat tidak terganggu oleh dinamika pergantian kebijakan di kemudian hari. Pemkab mendorong agar bila semua prasyarat sudah disepakati, penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dapat dipercepat untuk masuk ke tahap lanjutan.

Ruang lingkup kerja sama dari hulu sampai hilir

Dalam pembahasan, kerja sama diarahkan mencakup pembangunan jaringan air bersih dari hulu hingga hilir. Pemkab juga memaparkan kondisi layanan yang ada, kebutuhan air bersih yang besar, serta tantangan geografis yang memengaruhi penguatan layanan air bersih di wilayah Banyuasin.

Tahap lanjutan

Tahapan berikutnya umumnya meliputi pemetaan kebutuhan, kajian teknis dan skema pembiayaan, penetapan ruang lingkup kerja, hingga kesepakatan formal. Pemkab menyampaikan komitmen untuk menyiapkan langkah-langkah yang diperlukan agar rencana penyediaan air bersih dapat berjalan tertib, akuntabel, dan tepat sasaran.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *