Bupati Banyuasin Teken MoU dengan Bulog, Siapkan 3 Lokasi di Tanjung Lago untuk Infrastruktur Pascapanen
“Pemkab Banyuasin menandatangani MoU dengan Perum Bulog terkait hibah tanah untuk pembangunan infrastruktur pascapanen. Tiga lokasi di Kecamatan Tanjung Lago disiapkan untuk disurvei, dengan rencana fasilitas seperti gudang, penggilingan padi, dan pengeringan guna memperkuat ketahanan pangan dan hilirisasi.”
Berita • Infrastruktur • Kabupaten Banyuasin
Pemkab Banyuasin menandatangani MoU dengan Perum Bulog terkait hibah tanah untuk pembangunan infrastruktur pascapanen. Tiga lokasi di Kecamatan Tanjung Lago disiapkan untuk disurvei, dengan rencana fasilitas gudang, penggilingan padi, dan pengeringan.
Palembang — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Perum Bulog terkait hibah tanah untuk pembangunan infrastruktur pascapanen di Kabupaten Banyuasin. Penandatanganan berlangsung di Gudang Bulog Kenten Sukamaju, Kota Palembang, Selasa (24/02/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Banyuasin Askolani menyampaikan komitmen Pemkab untuk mendukung penguatan ketahanan pangan daerah melalui pembangunan fasilitas pascapanen. Menurutnya, kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola produksi dan penanganan hasil panen, serta meningkatkan daya saing komoditas pangan Banyuasin.
Tiga lokasi disiapkan di Tanjung Lago
Pemkab Banyuasin disebut menyiapkan tiga lokasi di Kecamatan Tanjung Lago yang akan melalui tahapan survei untuk menentukan titik paling sesuai bagi pembangunan fasilitas Perum Bulog.
Rencana fasilitas yang disampaikan meliputi gudang, penggilingan padi, dan pengeringan. Pemkab juga mendorong agar pengembangan ke depan dapat mendukung hilirisasi produk pangan.
Kutipan: MoU Pemkab Banyuasin dan Perum Bulog menjadi langkah awal pembangunan infrastruktur pascapanen. Tiga opsi lokasi di Tanjung Lago disiapkan untuk disurvei, dengan target fasilitas gudang, penggilingan, dan pengeringan guna memperkuat ketahanan pangan dan rantai pasok daerah.
Tahapan lanjutan: survei, penetapan lokasi, dan rekomendasi
Perum Bulog menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur pascapanen direncanakan di beberapa daerah produsen pangan di Indonesia, dan Banyuasin menjadi salah satu daerah yang masuk rencana pengembangan. Setelah penandatanganan MoU, tahap berikutnya adalah survei dan penetapan lokasi.
Dalam rilis kegiatan, juga disebutkan bahwa proses lanjutan memerlukan rekomendasi DPRD. Perum Bulog turut menekankan kriteria lokasi, seperti akses jalan yang baik serta aman dari banjir.
Dukungan teknis pembangunan
Pemkab Banyuasin menyatakan kesiapan membantu kelancaran pembangunan. Hal teknis terkait perencanaan dan pelaksanaan konstruksi dapat dikoordinasikan bersama perangkat daerah terkait, termasuk bidang infrastruktur.
Artikel terkait di IDN Update
Isu ketahanan pangan dan penguatan produksi pertanian di Banyuasin sebelumnya juga menjadi perhatian. Berikut dua artikel terkait:
- Pemkab dan Polres Banyuasin panen raya jagung serentak kuartal I 2026
- Bupati Banyuasin dan Forkopimda panen raya 4 ton cabai di Kompi Produksi
IDN Update akan memperbarui informasi apabila hasil survei sudah menetapkan lokasi terpilih di Tanjung Lago, termasuk rincian tahap pembangunan dan target operasional fasilitas pascapanen.
