Dinsos Banyuasin Gelar Bimtek Operator SIKS-NG Se-Kecamatan Rantau Bayur, Perkuat Validasi Data Bansos
“Bimtek operator SIKS-NG menjadi langkah penguatan pemutakhiran dan validasi data kesejahteraan sosial di tingkat desa agar penyaluran bantuan sosial lebih tepat sasaran.”
Sosial • Kecamatan Rantau Bayur • Kabupaten Banyuasin
Dinas Sosial Kabupaten Banyuasin menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Tenaga Operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) bagi seluruh desa di Kecamatan Rantau Bayur, Selasa (10/2/2026). Kegiatan ini menekankan pemutakhiran dan validasi data agar penyaluran bantuan sosial lebih akurat dan tepat sasaran.
Dinas Sosial Kabupaten Banyuasin menghadiri agenda Bimbingan Teknis (Bimtek) Tenaga Operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) bagi seluruh desa di Kecamatan Rantau Bayur, Selasa (10/2/2026). Bimtek ini digelar sebagai upaya meningkatkan kapasitas operator desa dalam mengelola data kesejahteraan sosial secara akurat, mutakhir, dan terintegrasi.
“Bimtek operator SIKS-NG diarahkan untuk memperkuat pemutakhiran dan validasi data kesejahteraan sosial di tingkat desa agar program bantuan sosial berjalan tepat sasaran.”
Dihadiri Plt. Kabid Linjamsos
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Yunus Solidin, S.Sos, beserta jajaran staf. Kehadiran jajaran Dinsos menjadi bagian dari pendampingan teknis agar operator desa memiliki pemahaman yang sama dalam tata kelola data penerima manfaat.
Materi Bimtek: Input, Pemutakhiran, hingga Validasi
Dalam bimbingan teknis, para operator SIKS-NG mendapatkan pembekalan terkait alur pengelolaan data, mulai dari penginputan, pemutakhiran, hingga validasi data penerima manfaat bantuan sosial. Data yang dikelola melalui SIKS-NG menjadi salah satu dasar penting dalam perencanaan program kesejahteraan sosial sekaligus mendukung mekanisme penyaluran bantuan agar lebih tertib administrasi.
Target: Kualitas Data Desa Lebih Baik
Dinsos Banyuasin berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas data kesejahteraan sosial di tingkat desa, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan pemerintah daerah dalam pelaksanaan program perlindungan serta jaminan sosial yang berkelanjutan. Dengan data yang lebih rapi dan mutakhir, proses penetapan penerima manfaat diharapkan lebih akurat.
Konteks: Pendataan yang Rapi Memudahkan Layanan ke Warga
Penguatan pendataan di tingkat desa kerap menjadi faktor penting saat warga membutuhkan layanan sosial, termasuk ketika terjadi kondisi darurat. Sebagai rujukan bagi warga, IDN Update sebelumnya memuat panduan alur pendataan serta berkas yang perlu disiapkan dalam pengajuan bantuan. Baca juga: alur pendataan dari RT/Desa ke Dinsos/BPBD versi warga dan cara ajukan bantuan darurat setelah bencana: berkas dan foto yang perlu disiapkan .
