Netta Indian: Banyuasin Perkuat Sosialisasi Bahaya Narkoba di Sekolah, Dukung Indonesia Bersinar

0

Wabup Banyuasin Netta Indian menghadiri Deklarasi Indonesia Bersinar di Lahat dan menegaskan komitmen BNK Banyuasin memperkuat pencegahan narkoba, termasuk sosialisasi ke sekolah-sekolah

Suasana Deklarasi Indonesia Bersinar di Lahat yang dihadiri Wabup Banyuasin Netta Indian bersama peserta

Peserta dan tamu undangan berfoto bersama usai Deklarasi “Indonesia Bersinar” di Gedung Olahraga Bukit Tunjuk, Kabupaten Lahat, Kamis (22/1/2026). Sumber: Diskominfo.SP/IKP

Sumber: Diskominfo.SP/IKP

Hukum & Kriminal • Banyuasin

Wakil Bupati Banyuasin Netta Indian hadir dalam Deklarasi “Indonesia Bersinar” (Bersih Dari Narkoba) di Kabupaten Lahat. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas daerah serta edukasi pencegahan di lingkungan sekolah.

LAHAT, Sumsel Kamis, 22 Januari 2026

Lahat — Wakil Bupati Banyuasin sekaligus Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Banyuasin, Netta Indian, menghadiri Deklarasi Indonesia Bersinar (Bersih Dari Narkoba) yang digelar di Gedung Olahraga Bukit Tunjuk, Kabupaten Lahat, Kamis (22/1/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Netta menyampaikan dukungan terhadap gerakan nasional pencegahan dan pemberantasan narkoba. Ia menilai semakin banyak elemen masyarakat yang terlibat akan memperkuat upaya membentengi generasi muda dari penyalahgunaan narkotika.

Tekankan Peran Edukasi, Termasuk di Sekolah

Netta menyampaikan bahwa di Banyuasin, upaya pencegahan dilakukan melalui kegiatan sosialisasi, termasuk menyasar pelajar dan lingkungan sekolah. Menurutnya, edukasi menjadi salah satu kunci agar anak-anak tidak mudah terpapar bujuk rayu peredaran gelap narkoba.

Pernyataan Sejumlah Tokoh

Pada kesempatan yang sama, Bupati Lahat H. Bursah Zarnubi mengajak seluruh pihak serius memerangi narkoba dan mendorong sinergi lintas pemerintah daerah. Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang juga menyampaikan optimisme bahwa upaya bersama dapat memperkuat pemberantasan narkoba di Sumsel.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal H. Yandri Susanto menegaskan komitmen untuk memperkuat gerakan melawan narkoba hingga tingkat desa. Ia menyampaikan bahwa dana desa dapat digunakan untuk kegiatan sosialisasi anti narkoba, sebagai bagian dari pencegahan di akar rumput.

Sementara itu, Ketua BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto menekankan pentingnya penguatan layanan pencegahan dan pemberantasan narkoba, serta keterlibatan berbagai unsur—mulai dari tokoh agama, aparat, hingga masyarakat—dalam gerakan bersama.

Rangkaian Kegiatan Deklarasi

Selain deklarasi, kegiatan juga diisi dengan beberapa agenda, di antaranya:

  • Launching Masyarakat Bergerak Menuju Indonesia Bersinar dan Unit Layanan Terpadu P4GN.
  • Deklarasi “Kabupaten Bersinar Menuju Indonesia Bersinar” oleh kepala daerah.
  • Penandatanganan MoU antara BNN dan Pemerintah Kabupaten Lahat.
  • Pengukuhan relawan anti narkoba serta pemberian penghargaan P4GN.

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *