Askolani di RRI Palembang: “Banyuasin Untuk Indonesia, Banyuasin Untuk Dunia”, Bahas Capaian dan Keluhan Warga
Bupati Banyuasin Askolani menyapa warga melalui program Kepala Daerah Menyapa di Pro 1 RRI Palembang, Jumat (13/2/2026). Ia menegaskan komitmen pembangunan “Banyuasin Untuk Indonesia, Banyuasin Untuk Dunia”, sekaligus merespons aspirasi warga terkait lampu jalan dan kemacetan Jalintim Palembang–Betung.
Pemerintahan • Palembang • Kabupaten Banyuasin
Bupati Banyuasin Askolani menyapa warga melalui program Kepala Daerah Menyapa di Pro 1 RRI Palembang, Jumat (13/2/2026). Ia menegaskan komitmen “Banyuasin untuk Indonesia, Banyuasin untuk Dunia”, sekaligus merespons aspirasi warga soal lampu jalan dan kemacetan jalur Palembang–Betung.
Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, S.H., M.M. menyapa warga Banyuasin melalui program Kepala Daerah Menyapa di Radio Pro 1 RRI Palembang. Dalam dialog yang dikemas dalam podcast di studio Pro 1 RRI Palembang, Askolani memaparkan sejumlah perkembangan pembangunan sekaligus menegaskan arah besar Banyuasin ke depan.
“Banyuasin untuk Indonesia, Banyuasin untuk Dunia.”
— Bupati Banyuasin, Askolani
Bahas capaian pertanian dan dorong penguatan sektor industri
Dalam kesempatan tersebut, Askolani menyampaikan bahwa kemajuan Banyuasin tidak hanya dikenal di tingkat nasional, tetapi juga mulai terdengar hingga ke tingkat global. Ia menyinggung capaian sektor pertanian serta berkembangnya sektor industri manufaktur di Banyuasin sebagai bagian dari penguatan ekonomi daerah.
Askolani juga menyinggung aktivitas industri yang beroperasi di Desa Karang Anyar, Kecamatan Sumber Marga Telang, yang disebut telah melakukan ekspor perdana produk makanan hewan peliharaan ke Filipina. Ia menambahkan, keberadaan industri turut berdampak pada penyerapan tenaga kerja serta mendorong pemanfaatan bahan baku lokal.
Warga sampaikan aspirasi: lampu jalan dan kemacetan Palembang–Betung
Selain memaparkan perkembangan daerah, Bupati juga berdialog dengan warga melalui sambungan telepon. Disebutkan, salah satu aspirasi datang dari warga Desa Meritai, Kecamatan Rambutan terkait persoalan lampu jalan. Keluhan lain disampaikan mengenai kondisi lalu lintas yang kerap padat di jalur Palembang–Betung.
Menanggapi masukan tersebut, Askolani menyampaikan bahwa pembangunan daerah membutuhkan proses, kerja, dan koordinasi lintas pihak. Ia juga menekankan bahwa tidak semua persoalan berada pada kewenangan pemerintah kabupaten, sehingga perlu komunikasi dengan instansi yang berwenang.
“Tapi dengan kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, saya yakin satu per satu permasalahan bisa kita atasi.”
— Bupati Banyuasin, Askolani
Dalam giat tersebut, Bupati disebut turut didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Hortikultura Sarip, serta Plt Kepala Dinas Kominfo.SP Hj. Ida Bahagia.
Baca juga
Catatan: Capaian dan angka yang disebutkan dalam dialog mengacu pada keterangan narasumber pada program tersebut.
