Satlantas Polres Banyuasin Survei Jalan Berlubang di Jalintim KM 32–34, Disiapkan Koordinasi Perbaikan

0

Satlantas Polres Banyuasin melakukan survei titik jalan rusak dan berlubang di Jalintim KM 32–34 pada Rabu (18/2/2026). Hasil pengecekan lapangan akan dikoordinasikan dengan pihak terkait untuk mendorong perbaikan guna menekan risiko kecelakaan dan kemacetan di jalur Palembang–Jambi.

Dua personel Satlantas Polres Banyuasin mengecek titik jalan rusak dan berlubang di Jalintim KM 32–34 Banyuasin

Personel Satlantas Polres Banyuasin melakukan survei jalan rusak dan berlubang di ruas Jalintim KM 32–34 untuk mitigasi kecelakaan dan kemacetan. Sumber: Rilis Satlantas Polres Banyuasin

Sumber: Rilis Satlantas Polres Banyuasin • 18 Februari 2026

Lalu Lintas • Kabupaten Banyuasin

Satlantas Polres Banyuasin melakukan survei kondisi jalan rusak dan berlubang di ruas Jalintim Palembang–Jambi KM 32–34. Hasil pengecekan akan dikoordinasikan dengan pemangku kepentingan terkait guna mencegah kecelakaan dan kemacetan.

Rabu, 18 Februari 2026 Lokasi: Jalintim KM 32–34 (Pulau Harapan–Langkan) Fokus: keselamatan & kelancaran arus

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Banyuasin melakukan survei terhadap kondisi jalan rusak dan berlubang di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang–Jambi pada KM 32 hingga KM 34, Rabu (18/2/2026). Survei dilakukan sebagai langkah pencegahan dini karena kerusakan jalan dinilai berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.

Survei ini menyoroti titik jalan berlubang di Jalintim KM 32–34 yang dinilai rawan, dan hasilnya akan dilaporkan serta dikoordinasikan untuk percepatan penanganan agar keselamatan pengguna jalan tetap terjaga.

Dalam informasi yang diterima, pengecekan lapangan dilakukan oleh Kasat Lantas Polres Banyuasin AKP Suwandi didampingi Kanit Turjagwali Ipda Taswinnoviar. Ruas yang disurvei disebut berada mulai dari KM 32 (wilayah Desa Pulau Harapan) hingga sekitar KM 34 di seputaran jembatan dekat kawasan Desa Langkan.

Satlantas menilai kerusakan dan lubang pada badan jalan dapat meningkatkan risiko lakalantas, terutama saat arus kendaraan padat atau pengendara melaju dengan kecepatan tinggi. Karena itu, hasil survei akan diteruskan untuk koordinasi dengan stakeholder terkait perihal perbaikan jalan, sekaligus antisipasi kemacetan di jalur utama penghubung Palembang–TAA/Jambi tersebut.

Masyarakat pengguna Jalintim diimbau meningkatkan kewaspadaan saat melintas di titik-titik yang rusak, terutama pada malam hari atau ketika hujan yang dapat mengurangi jarak pandang. Pengendara juga disarankan menjaga jarak aman dan mengurangi kecepatan saat memasuki segmen jalan yang tidak rata.


Baca juga:

About The Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan